Perubahan Besar di Tanah Suci: Fokus Pelayanan Jamaah Umroh & Haji 2026
oleh Admin Pusat
Ditulis pada
05 Januari 2026
Purwokerto, 5 Januari 2026 — Tahun 2026 menjadi momentum perubahan penting dalam pelayanan ibadah Umroh dan Haji, di mana otoritas Saudi terus berinovasi demi kenyamanan dan keselamatan jamaah. Salah satu langkah paling mencolok baru-baru ini adalah penangguhan sementara terhadap beberapa operator Umrah setelah jamaah tiba tanpa akomodasi yang dijanjikan. Kementerian Haji dan Umrah Saudi memutuskan menangguhkan izin sebuah travel Umrah dan agen luar negeri, sebagai sinyal kuat bahwa standar layanan jamaah akan ditingkatkan secara ketat di tahun ini.
Selain itu, pemerintah juga memperkenalkan sejumlah kebijakan operasional baru menjelang puncak musim Umrah dan Haji 2026, termasuk pembangunan infrastruktur pendukung skala besar. Otoritas transportasi melaporkan telah selesai membangun ratusan kilometer jaringan jalan baru di kawasan Mecca, termasuk jalur khusus pejalan kaki di Arafat untuk meningkatkan keselamatan jamaah selama musim puncak.
Di level teknologi, Saudi mulai mengintegrasikan layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung jamaah Haji dan Umrah. Platform baru seperti Manarah 2, robot pintar yang mampu berkomunikasi dalam lebih dari 20 bahasa, membantu jamaah dengan informasi real-time dan penjadwalan kunjungan ke area penting seperti Rawdah di Masjid Nabawi.
Namun, tidak semua kabar positif. Diskusi di komunitas jamaah menunjukkan bahwa slot ziyarah Rawdah di aplikasi Nusuk sudah banyak terisi jauh hari sebelum musim ramai, dan jamaah harus menunggu perilisan slot baru yang biasanya keluar mendekati akhir bulan untuk periode berikutnya.
Belum selesai, laporan dari lintas komunitas juga memperlihatkan tantangan transportasi di Makkah saat musim ramai, di mana akses kendaraan dan taksi sering kali padat dan kurang efisien, membuat pilihan akomodasi dekat Masjidil Haram semakin penting untuk kenyamanan ibadah.
Dengan kombinasi kebijakan ketat, teknologi canggih, dan pembangunan infrastruktur, Saudi Arabia tampaknya menyiapkan diri menyambut peningkatan jamaah Umrah & Haji dengan kualitas layanan yang lebih tinggi — sekaligus menghadapi sejumlah tantangan klasik yang masih perlu diperbaiki demi kenyamanan jamaah di tahun-tahun mendatang.