UMROH, PERJALANAN IMAN MENUJU BAITULLAH
oleh Admin Pusat
Ditulis pada
13 Januari 2026
Umroh bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi merupakan perjalanan iman yang menyentuh hati dan jiwa seorang Muslim. Setiap langkah dalam ibadah umroh mengandung makna mendalam tentang ketaatan, keikhlasan, dan ketundukan kepada Allah SWT. Bagi banyak orang, umroh menjadi momen istimewa untuk mendekatkan diri kepada-Nya sekaligus memperbaiki hubungan dengan sesama.
Perjalanan umroh dimulai dari niat yang tulus. Niat bukan hanya ucapan di lisan, tetapi kesungguhan hati untuk memenuhi panggilan Allah. Saat jamaah mengenakan pakaian ihram, semua perbedaan duniawi seolah dilepaskan. Status sosial, jabatan, dan harta tidak lagi menjadi pembeda. Semua jamaah berdiri sama di hadapan Allah, menunjukkan bahwa hakikat manusia adalah hamba.
Setibanya di Masjidil Haram, pandangan pertama ke arah Ka’bah sering kali menghadirkan rasa haru yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Tawaf yang dilakukan mengajarkan makna kepasrahan dan keteguhan iman. Mengelilingi Ka’bah menjadi simbol bahwa seluruh kehidupan seharusnya berpusat pada Allah SWT. Sementara itu, sa’i antara bukit Shafa dan Marwah mengingatkan jamaah pada keteladanan Siti Hajar, tentang kesabaran, usaha, dan keyakinan penuh kepada pertolongan Allah.
Rangkaian ibadah umroh juga melatih kesabaran dan keikhlasan. Jamaah harus menghadapi cuaca yang berbeda, keramaian, serta kelelahan fisik. Namun di balik semua itu, tersimpan pelajaran berharga bahwa ibadah tidak selalu mudah, tetapi selalu bermakna. Dari proses inilah iman ditempa dan dikuatkan.
Pada akhirnya, umroh menjadi momentum refleksi diri. Jamaah diajak untuk merenungi perjalanan hidup, memohon ampunan atas kesalahan masa lalu, dan menata niat untuk menjadi pribadi yang lebih baik sepulang dari Tanah Suci. Umroh bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari perubahan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, umroh adalah perjalanan iman menuju Baitullah yang tidak hanya membawa langkah kaki ke Tanah Suci, tetapi juga mengantarkan hati lebih dekat kepada Allah SWT.