Masjid Awan, Tempat Rasulullah SAW Berdoa Minta Diturunkan Hujan

oleh Admin Pusat


Ditulis pada 20 Februari 2026



  • Sejarah Masjid Ghamamah di Madinah

Masjid Ghamamah adalah salah satu masjid bersejarah di kota Madinah yang memiliki kaitan langsung dengan kehidupan Nabi Muhammad ﷺ. Lokasinya sangat dekat dengan Masjid Nabawi, sekitar 300 meter di sebelah barat daya, sehingga sering dikunjungi jamaah haji dan umroh dalam rangka ziarah.

  • Asal Usul Ghamamah

Kata Ghamamah dalam bahasa Arab berarti awan. Masjid ini dinamakan demikian karena riwayat yang menyebutkan bahwa saat Rasulullah ﷺ melaksanakan shalat istisqa (memohon hujan) di tempat ini, awan datang menaungi beliau, lalu hujan pun turun. Peristiwa ini menjadi salah satu mukjizat yang dikenang dalam sejarah Islam.

  • Tempat Rasulullah Shalat Id dan Istisqa
Masjid Ghamamah berdiri di lokasi lapangan terbuka (mushalla) yang dahulu digunakan Rasulullah ﷺ untuk:
-Shalat Idul Fitri
-Shalat Idul Adha
-Shalat Istisqa (minta hujan)

Karena pada masa Nabi belum ada bangunan masjid di tempat ini, lokasi tersebut baru dibangun menjadi masjid permanen pada masa setelahnya sebagai bentuk penghormatan terhadap tempat ibadah beliau.

  • Pembangunan dan Renovasi
-Masa awal: Dibangun pada era Khalifah Umar bin Abdul Aziz ketika menjadi gubernur Madinah (abad ke-8 M).
-Renovasi Utsmani: Kesultanan Ottoman memperindah struktur masjid dengan gaya arsitektur khas Turki.
-Restorasi modern: Pemerintah Arab Saudi melakukan pemugaran agar tetap terjaga sebagai situs sejarah Islam.
-Ciri arsitektur Masjid Ghamamah:
-Dinding batu berwarna putih krem
-Kubah kecil khas Ottoman
-Halaman terbuka
-Mihrab sederhana
  • Peran dalam Tradisi Ziarah Madinah
-Masjid Ghamamah menjadi bagian dari rute ziarah bersejarah di sekitar Masjid Nabawi, bersama beberapa situs lain seperti:
-Masjid Abu Bakar
-Masjid Umar
-Masjid Ali
-Keempatnya berada dalam satu kawasan yang dahulu merupakan lapangan shalat Id pada masa Nabi ﷺ.
  • Makna Spiritual
Bagi jamaah, Masjid Ghamamah memiliki makna khusus:
-Mengingat sunnah shalat di tempat Nabi ﷺ beribadah
-Menghayati sejarah doa Rasul saat kekeringan
-Menguatkan keyakinan akan pertolongan Allah
-Banyak jamaah yang shalat sunnah di masjid ini sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah ﷺ dan mengenang peristiwa turunnya hujan setelah doa beliau.
  • Kesimpulan
Masjid Ghamamah bukan sekadar bangunan tua di Madinah, tetapi saksi sejarah tempat Rasulullah ﷺ melaksanakan shalat Id dan doa istisqa. Nama “Ghamamah” mengabadikan peristiwa turunnya hujan setelah doa beliau, menjadikannya salah satu situs ziarah penting di sekitar Masjid Nabawi. Hingga kini, masjid ini tetap berdiri anggun sebagai pengingat hubungan erat antara sejarah, ibadah, dan mukjizat dalam perjalanan Islam

Berita lainnya

blog-img

Masjidil Haram Sediakan Penitipan Anak 24 Jam Selama Ramadhan, Ibadah Keluarga Jadi Lebih Nyaman

Lonjakan jamaah umrah dan ibadah Ramadhan di Masjidil Haram membuat pengelola menghadirkan layanan yang lebih ramah keluarga. Kini, orang tua yang membawa anak kecil tidak perlu khawatir saat ingin...

Selengkapnya
27 Februari 2026
blog-img

Selama Ramadhan, Masjidil Haram Siapkan 60 Pos Pemandu untuk Bantu Jamaah Umrah

Menyambut Ramadhan 1447 H, pengelola Masjidil Haram menghadirkan sistem pemandu lapangan terpadu guna membantu jamaah umrah yang membludak di bulan suci. Sebanyak 60 pos pemandu disiagakan di berba...

Selengkapnya
26 Februari 2026
blog-img

Mudahkan Akses Jemaah, Arab Saudi Pasang 92 Penanda Gerbang Baru di Masjidil Haram

Upaya peningkatan layanan bagi jamaah terus dilakukan di Masjidil Haram. Terbaru, otoritas setempat memasang 92 rambu penomoran gerbang sebagai bagian dari Proyek Perluasan Saudi Tahap Kedua. Langk...

Selengkapnya
25 Februari 2026