Ancaman Meninggalkan Shalat
oleh Babah Fuad
Ditulis pada
07 April 2021
Tareem Tour & Travel - Sholat tidak dinamakan dengan sholat kecuali karena sholat adalah silah (arab: penghubung) antara hamba dan tuhannya. Maka jika seorang hamba memutuskan sholat, maka terputuslah hubungan itu. (HR. al-Imam Atturmudzi)
Diriwayatkan bahwa ada seorang wanita yang datang kepada Nabi Musa a.s dan berkata:
"Wahai Nabi Allah, sesungguhnya aku telah melakukan perbuatan dosa besar dan aku telah bertaubat kepada Allah SWT, maka mintalah kepada Allah agar mengampuni dosaku dan menerima taubatku".
Nabi Musa a.s berkata: "Apa dosamu ?"
Wanita itu menjawab: "Wahai NAbi Allah, aku telah berzina dan melahirkan seorang anak lalu aku membunuhnya".
Maka Nabi Musa berkata: "Pergilah wahai wanita keji ! Agar api dari langit tidak turun dan membakar kami sebab kesialanmu".
Maka wanita itu pergi dengan hati yang hancur. Kemudian malaikat Jibril turun dan berkata:
"Wahai Musa, Allah SWt berfirman kepadamu: 'Mengapa engkau menolak wanita yang bertaubat tadi? Apa engkau tidak menemukan yang lebih jelek dari wanita itu ?". Nabi Musa bertanya: "Wahai Jibril, siapa yang lebih jelek dari dia ?"
Jibril berkata: "Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja".
Dikisahkan juga dari sebagian salaf bahwa ia telah mengubur saudarinya yang mati. Lalu sebuah kantong miliknya yang berisi harta jatuh ke dalam kuburan saudarinya dan dia tidak menyadari hingga ia meninggalkan kuburan.
Kemudia dia teringat dan kembali ke kuburan itu, ia menggalinya setelah orang-orang pergi, dan ia mendapatkan di kuburan itu ada api yang menyala. Maka ia segera mengembalikan tanah ke kuburan dan kembali kepada ibunya dalam keadaan sedih, lalu berkata:
"Wahai Ibu, ceritakanlah kepadaku tentang saudariku dan apa yang dia perbuat ?". Ibunya menjawab: " Kenapa kamu bertanya demikian ?".
Ia berkata: "Wahai Ibu, aku melihat kuburan saudariku ada api yang menyala". Si ibu akhirnya menangis dan berkata:
"Wahai anakku, sesungguhnya saudarimu suka meremehkan sholat dan mengakhirkannya dari waktunya".
Maka ini keadaan orang yang menunda sholat dari waktunya, lalu bagaimana dengan keadaan orang yang tidak sholat ?
BACA JUGA IBADAH TANPA ILMU
Allah SWT berfirman:
"Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi". (Q.S AL Munafiqun: 267)
Sebagian kelompok ahli tafsir berkata: "Maksud dari mengingat Allah di sini adalah sholat lima waktu, maka barang siapa yang sibuk dengan hartanya daripada melaksanakan sholat di waktunya seperti dagangannya atau pekerjaannya atau anaknya, maka ia termasuk orang-orang yang merugi".
Banyak sekali orang-orang yang meninggalkan sholat ketika sakit khususnya yang berada di rumah sakit, maka kerap kali seseorang mati dalam keadaan su'ul khatimah. Dan orang yang mengatakan kepada orang yang sakit:"Janganlah sholat ! Sesungghunya Allah tidak memaksa untuk itu, maka ia adalah setan.
Karena sesungguhnya tidak boleh meninggalkan sholat dalam keadaan apa pun dan dalam bentuk apapun kecuali sebab mati atau hilangnya akal.